MANAJEMEN BANDWIDTH DENGAN MIKROTIK

penulis : Gading


*Bandwidth dan Throughput (Pengertian dan Perbedaan)

Bandwidth adalah penggunaan kapasitas pada kabel ethernet agar dapat dilalui oleh trafik paket data dengan batas maksimal tertentu. Definisi lain dari bandwidth  merupakan jumlah konsumsi transfer data yang dihitung dalam satuan waktu bit per detik atau yang lebih dikenal dengan bit per second (bps). bandwidth sering dianalogikan dengan sebuah pipa air, sedangkan data yang masuk melewati bandwidth diibaratkan air yang mengalir dalam pipa tersebut. semakin sedikit air yang mengalir, maka pipa air akan semakin lancar. kebalikannya jika air yang mengalir banyak, maka jalur dalam pipa air tersebut akan tersendat. sehingga, semakin besar pipa air (bandwidth) maka akan semakin banyak pula air yang dapat melaluinya. maka tidak heran apabila bandwidth dijadikan sebagai pertimbangan untuk penggunaan jaringan.

Throughput adalah bandwidth yang sebenarnya atau aktual, diukur dengan satuan waktu tertentu pada kondisi jaringan tertentu yang digunakan untuk melakukan transfer file dengan ukuran tertentu juga. Throughput biasanya akan lebih kecil dari bandwidth.

Bandwidth dan throughput mungkin tampak serupa, namun terdapat perbedaan diantara keduanya meskipun tidak terlalu jauh. bandwidth sendiri adalah jumlah bit yang dapat dikirimkan dalam satuan detik, sedangkan throughput walau pun memiliki satuan dan rumus yang sama dengan bandwidth, tetapi throughput lebih pada menggambarkan bandwidth yang sebenarnya pada suatu waktu tertentu dan pada kondisi dan jaringan internet tertentu yang digunakan untuk mendownload suatu file dengan ukuran tertentu. Dari uraian tersebut dapat kita lihat bahwa terdapat perbedaan bandwidth dan throughput.

*Jenis-Jenis Managemen Bandwidth di MikroTik

1.PCQ

 PCQ adalah menu mikrotik untuk membantu memanagetraffic rate dan traffic packet.tujuan utama dari mode ini adalah untuk melakukan bandwidth sharing otomatis dan merata ke multi client.kerja prinsip PCQ dengan menerapkan simple queue dimana hanya ada satu klien aktif yang menggunakan bandwidth maksimum yang tersedia,tetapi jika klien lain aktif,maka bandwidth yang maksimal dapat digunakan kedua client, sehingga bandwidth dapat terdistribusi secara adil untuk semua client.

2. QUEUE TREE

QUEUE TREE adalah pelimitan yang sangat rumit karena pelimitan ini berdasarkan protokol,ports,IP Address,bahkan kita harus mengaktifkan fitur mangle pada firewall jika ingin menggunakan QUEUE TREE.

QUEUE TREE berfungsi untuk melimit bandwith pada mikrotik yang mempunyai dua koneksi internet.

3. QUEUE SIMPLE

simple queue adalah cara pelimitan dengan menggunakan pelimitan sederhana berdasarkan data rate.simple queue juga merupakan cara termudah untuk melakukan manajemen bandwidth yang di terapkan pada jaringan skala kecil sampai menengah untuk mengatur pemakaian bandwidth upload dan download tiap user

1. Bandwidth Digital

Bandwidth digital adalah jumlah data yang ditransfer dalam bit per second pada sebuah jaringan. Bandwidth ini mengirimkan informasi secara digital, yaitu melalui kabel atau tanpa menggunakan kabel.

2. Bandwidth Analog

Mirip seperti bandwidth digital, bandwdith analog adalah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hertz (Hz). Satuan ini menentukan banyaknya data atau informasi yang dapat dialirkan dalam suatu waktu


*Manajemen bandwidth menggunakan simple queue

Cara paling mudah untuk melakukan queue pada RouterOS adalah dengan menggunakan Simple Queue. Kita bisa melakukan pengaturan bandwidth secara sederhana berdasarkan IP Address client dengan menentukan kecepatan upload dan download maksimum yang bisa dicapai oleh client.

Contoh :

Kita akan melakukan limitasi maksimal upload : 128kbps dan maksimal download : 512kbps terhadap client dengan IP 192.168.10.2 yang terhubung ke Router. Parameter Target Address adalah IP Address dari client yang akan dilimit. Bisa berupa :

Single IP (192.168.10.2)

Network IP (192.168.10.0/24)

Beberapa IP (192.168.10.2,192.168.10.13) dengan menekan tombol panah bawah kecil di sebelah kanan kotak isian.

Penentuan kecepatan maksimum client dilakukan pada parameter target upload dan target download max-limit. Bisa dipilih dengan drop down menu atau ditulis manual. Satuan bps (bit per second).

Dengan pengaturan tersebut maka Client dengan IP 192.168.10.2 akan mendapatkan kecepatan maksimum Upload 128kbps dan Download 256kbps dalam keadaan apapun selama bandwidth memang tersedia.

*Manajemen bandwidth menggunakan parent and child

Pertama kita harus definisikan pada langkah pertama. Pendefinisian ini bisa dilakukan dengan melakukan setting Queue Parent. Besar bandwidth yang kita miliki bisa diisikan pada parameter Target Upload Max-Limit dan Target Download Max-Limit.

Selanjutnya kita akan menentukan limitasi per client dengan melakukan setting child-queue. Pada child-queue kita tentukan target-address dengan mengisikan IP address masing-masing client. Terapkan Limit-at (CIR) : 128kbps dan Max-Limit (MIR) : 512kbps. Arahkan ke Parent Total Bandwidth yang kita buat sebelumnya. Ulangi untuk memberikan limitasi pada client yang lain, sesuaikan Target-Address.

Lalu lakukan pengetesan dengan melakukan download di sisi client. Pada gambar berikut menunjukkan perbedaan kondisi penggunaan bandwidth client setelah dilakukan limitasi bertingkat.

Pada Limitasi bertingkat ini juga bisa diterapkan Priority untuk client. Nilai priority queue adalah 1-8 dimana terendah 8 dan tertinggi 1.

Pada priority, Jika kita menerapkan priority perhitungan pembagian bandwidth hampir sama dengan sebelumnya. Hanya saja setelah limit-at semua client terpenuhi, Router akan melihat priority client. Router akan mencoba memenuhi Max-Limit client priority tertinggi dengan bandwidth yang masih tersedia.

ketika kita melakukan implementasi Simple Queue, dengan hanya berdasarkan target-address, maka Router hanya akan melihat dari mana traffic itu berasal. Sehingga kemanapun tujuan traffic nya (dst-address) tetap akan terkena limitasi. Tidak hanya ke arah internet, akan tetapi ke arah jaringan Lokal lain yang berbeda segment juga akan terkena limitasi.






















DAFTAR PUSTAKA

bayu A.2023.Perbedaan Bandwidth dan Throughput serta Definisi, Jenis, dan Tujuannya. https://www.menggunakan.id/perbedaan-bandwidth-dan-throughput/ diakses pada 23 oktober pukul 07.00 WIB

Admin media.2023.Jenis-Jenis Managemen Bandwidth di MikroTik. https://creatormedia.my.id/jenis-jenis-manajemen-bandwidth-pada-mikrotik/ diakses pada 23 oktober pukul 07.15 WIB

Amelia shinta,2023, mengenal bandwidth,jenis,fungsi dan cara kerjanya .https://www.dewaweb.com/blog/pengertian-bandwidth/ diakses pada 25 Oktober pukul 9.50 wib

Citra web,2013, manajemen bandwidth menggunakan simple queue. https://citraweb.com/artikel_lihat.php?id=53/ diakses pada 25 Oktober 15.15 wib

Alwinpanjaitan,2017,manajemen Jaringan: Simple Queue Parent and Child. https://ebenalwinro.wordpress.com/2017/12/20/manajemen-jaringan-simple-queue-parent-and-child/ diakses pada 27 Oktober pukul 15.20 wib

Komentar

Postingan Populer