KONFIGURASI DHCP SERVER MIKROTIK
penulis: gading
pengertian DHCP server
DHCP Server (Dynamic Host Configuration Protocol Server ) adalah sebuah perangkat lunak atau layanan di jaringan komputer yang memberikan pengaturan konfigurasi jaringan otomatis kepada perangkat klien yang terhubung ke jaringan tersebut.
Umumnya DHCP digunakan untuk mengalokasikan alamat IP (IP address) di dalam sebuah jaringan. Jika tidak menggunakan DHCP, alamat IP harus diberikan secara manual ke setiap komputer dalam jaringan lokal. Jika DHCP diaktifkan dalam jaringan lokal, semua komputer yang terhubung ke jaringan akan secara otomatis mendapatkan alamat IP dari server DHCP.
konfigurasi DHCP server
1.) Akses Router menggunakan winbox
2.) Ubah Hostname/identity sesuai dengan NAMA LENGKAP masing-masing
3) Beri Komentar untuk masing-masing Ethernet yang digunakan
Ether 1 = Internet
Ether 2 = Lokal 1
Ether 3 = Lokal 2
4.) Konfigurasi DHCP Client pada Ether 1 untuk mendapatkan IP dari ISP
5) Konfigurasi DNS
6) Konfigurasi IP Address
Ether 2 = 172.16.1X.1 /24
Ether 3 = 172.16.2X.1 /24
X = Nomor Absen / Daftar Hadir
7) Konfigurasi NAT
Chain = srcnat
Out. Interface = Ether 1
Action = masquerade
8) Konfigurasi DHCP Server pada Ether 2 dan Ether 3
9) Lakukan pengujian dari Mikrotik
IP > DHCP Server > Leases ( Jika berhasil akan muncul IP yang diterima PC 1 dan PC 2)
10) Lakukan Pengujian pada PC 1
11) Lakukan Pengujian pada PC 2
Pengujian DHCP server
![]() |
| PC 1 |
![]() |
| PC 2 |

.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)

.png)
Komentar
Posting Komentar